weLc0me !!

Sabtu, 30 Januari 2010

Mengupas mitos Segitiga Bermuda'


Siapa sih yang gak kenal Segitiga Bermuda? Wilayah perairan di samudra Atlantik, sebelah selatan Amerika Serikat ini memang memiliki reputasi yang besar. Mitos tentang orang yang hilang secara misterius yang dihubungkan dengan Segitiga Bermuda begitu kuat sehingga buku, dokumentasi TV, bahkan film dibuat tentang hal ini. What?! Mitos!? Yep. Ini adalah mitos...
Oke. Mitos ini mengatakan bahwa perairan di Segitiga Bermuda itu sangat berbahaya. Apabila kita melintas baik di laut atau udara, konon kita akan menghilang atau tenggelam.
Benih-benih mitos ini muncul ketika sebuah penerbangan lima pesawat pengebom Avenger Torpedo terbang dari landasan pangkalan armada di Fort Lauderdale, Florida, dalam latihan pengebom rutin di tahun 1945. Cerita ini berlanjut bahwa dalam cuaca yang sangat cerah, pilot-pilot berpengalaman ini mengalami disorientasi secara misterius dan menghilang secara tiba-tiba. Bahkan pesawat Martin Marines yang dikirim untuk menyelamatkannya juga menghilang secara misterius.
Dan mitos ini mengklaim juga bahwa tidak hanya pesawat saja yang hilang. Sebut saja kapal layar Marie Celeste, atau kapal selam USS Scorpion. Dan banyak lagi yang tentunya kita sudah banyak membaca.
Yap! Kasus-kasus ini nampaknya telah dibesar-besarkan dengan sangat manis, menjadikannya mitos yang cukup besar.
Sebenarnya, wilayah Segitiga Bermuda itu sangat luas. Satu juta kilometer persegi atau seperlima wilayah Australia. Kita bisa mengumpulkan banyak kapal di wilayah sebesar itu. Lalu apakah mereka semua tenggelam?
Dan fakta yang penting juga, yang mampu menjelaskan mengapa banyak kapal laut yang hilang, bahwa daerah ini, adalah tempat munculnya sebagian besar angin topan Atlantik yang menyerang pantai timur Amerika Serikat. Hal ini disebabkan oleh Arus Teluk yang mengair cepat dan bergolak melalui Segitiga Bermuda. Banyak topan liar yang tiba-tiba muncul, dan dapat pula tiba-tiba hilang. Jadi jelas Segitiga Bermuda adalah perairan yang berbahaya, tapi bukan karena UFO, gravitasi, atau mitos lainnya..
Seringnya ’hilang secara misterius’ ternyata disebabkan karena dasar laut di sekitar Segitiga Bermuda cukup dalam sekitar 30.000 kaki (9.144 meter). Ini yang menyebabkan kapal itu sulit atau bahkan gak pernah ditemukan.
Lalu?
Faktanya, kapal Marie dan USS Scorpion tidak hilang. Mereka ditemukan juga akhirnya. Dan kenyataannya, ditemukan jauh dari Segitiga Bermuda. Jadi jelas kesan ’membesarkan cerita’ itu.....
Soal pesawat yang hilang, faktanya, para pilot itu bukanlah pilot yang berpengalaman. Mereka semua sedang dalam masa latihan di bawah komandan Letnan Charles Taylor. Dan ironisnya, komandan ini pada saat kejadian, sedang sakit setelah minum minuman keras. Ia mencoba mencari pengganti, tetapi gagal. Jadi bayangkan saja. Murid yang baru belajar, di ajarkan oleh seorang guru yang ’mabuk’. Hmmmm...
Soal pesawat penyelamat, faktanya, ia mengalami kecelakaan pada saat lepas landas. Pesawat itu meledak berkeping-keping, namun pada saat terjadi badai. Kesannya ’hilang’ gitu deh~
Jujur saja. Segitiga Bermuda telah menjadi misteri favorit saya dari SD. Saya udah banyak baca tentang kasus-kasus yang terjadi. Huh.. Kadang kala cerita sebenarnya lebih membosankan. Mau gak mau, kita harus menutup imajinasi bahwa ada UFO disana, medan magnet Bumi yang kuat, atau pusaran air yang mematikan

Pria Vietnam tidur bersama kerangka istrinya



Mungkin foto-foto berikut ini tergolong menyeramkan dan tidak cocok dilihat oleh semua orang.
Seorang pria di Vietnam telah bertahun-tanhun tinggal serumah dengan kerangka istrinya. Pria berusia 55 tahun ini menggali sendiri kuburan isterinya tahun 2004, lalu ia mengambil kerangka dan melapisi kerangka istrinya dengan campuran lempung untuk membentuk figur seorang wanita, lalu memakaikan baju mendiang istrinya, dan meletakannya di tempat tidur.
Isteri pria tersebut sudah meninggal tahun 2003, dan ia selalu tidur di samping isterinya, namun ia khawatir akan kesehatan dirinya jika hujan atau cuaca yang tidak bersahabat. Alih-alih, ia menggali terowongan di kubur isterinya agar bisa tidur di dalam terowongan di sampung kuburan isterinya.
Akhirnya, seorang anaknya menemukan pria tadi yang suka tidur di kuburan sang ibu. Bapak dan anak itu pun memutuskan untuk membawa kerangka kerumah, pada tahun 2004.
Pria itu mengakui, hingga kini para tetangga enggan bertandang ke rumahnya, karena dirumahnya tersimpan kerangka isterinya.

Koin Cinta Bilqis


Bilqis Anindya Passa, bayi usia 17 bulan ini mengidap penyakit dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal (Atresia Bilier). Untuk menyembuhkannya harus dilakukan operasi transplantasi hati yang membutuhkan dana sekitar Rp 1 miliar.
Terinsiprasi dari gerakan Koin Keadilan untuk Prita Mulyasari, Ibunda Bilqis, Dewi Farida (37) mencoba menggalang dana untuk biaya operasi putri keduanya itu dengan membentuk gerakan Koin Cinta untuk Bilqis.
“Kita hopeless. Saya terinspirasi dengan koin Prita, kita coba mulai dari Facebook untuk menggalang dana,” ujar Dewi saat berbincang dengan detikcom di kediamannya, Jl Kramat sentiong, Gg Mesjid No E 87 F, RT 007/RW 06, Jakarta, Senin (26/1).
Bilqis yang lahir pada 20 Agustus 2008 ini baru diketahui mengidap Atresia Bilier saat usianya menginjak 2 minggu. Sekujur tubuhnya menghitam dan kekuningan. Perutnya buncit dan gatal diseluruh tubuhnya. Kotorannya pun berwarna kuning pucat.
“Dokter menganjurkan untuk secepatnya di operasi. Tapi kita masih terhambat dengan biaya,” tutur Dewi.
Selama perawatannya, Bilqis sudah menghabiskan dana sekitar Rp 400 juta. Setiap bulan Bilqis harus ke rumah sakit karena kondisi tubuhnya rentan sekali dengan penyakit.
“Kalau diare bisa sampai 20 kali. Minimal 5 hari di rumah sakit. Sekali ke rumah sakit bisa habiskan sekitar Rp 32 juta,” ujar wanita berusia 37 tahun ini.
Putri kedua pasangan Donny Ardianta Passa (33) dan Dewi Farida (37) ini harus segera menjalani operasi transplantasi hati yang hanya bisa dilakukan di luar negeri karena belum adanya peralatan dan dokter yang memadai di Indonesia. Usaha kedua pasangan ini dalam menggalang dana melalui situs jejaring sosial pun tidak sedikit menuai sindiran di dalam perjalanannya.
“Saya tidak peduli orang bilang apa. Tapi mau bagaimana lagi karena tidak ada biaya. Biar kepala jadi kaki, kaki jadi kepala saya bela-belain untuk Bilqis bisa sembuh. Saya sudah hopeless tapi yang membuat saya yakin adalah Prita saja bisa mendapat dukungan yang banyak, mudah-mudahan Bilqis juga bisa,” ucapnya.
Sejak terbentuknya gerakan Koin Cinta untuk Bilqis pada 25 Desember 2008 lalu, dana yang sudah terkumpul mencapai Rp 90 juta. Sekitar 10 posko bantuan untuk Bilqis sudah terbentuk di seluruh Indonesia untuk memudahkan bantuan.
“Kita mau bikin charity juga dengan menjual pin dan gelang di internet. Mudah-mudahan masyarakat antusias mendapatkan suvenir itu,” ungkapnya.
Kisah Bilqis, Bayi Pengidap Atresia Bilier
Tubuh mungilnya ringkih dan perutnya membuncit. Kulitnya menghitam dan matanya kekuningan. Ciri fisik yang tidak biasa pada bayi usia di bawah lima tahun. Senyum kecilnya menyiratkan kesakitan yang tidak bisa diungkapkan. Bibir kecilnya seolah berkata ‘Aku ingin sembuh’.
“Sakitnya baru ketahuan 2 minggu setelah melahirkan,” ujar Dewi Farida, ibunda Bilqis.
Bilqis Anindya Passa, bayi usia 17 bulan ini mengidap penyakit Atresia Bilier. Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati, yang jika tidak segera diobati bisa berakibat fatal.
“Umur 50 hari dioperasi (operasi kasai) untuk mengangkat saluran empedu kemudian disambung ke usus 12 jari. Ternyata setelah di operasi, di cek hatinya sudah hitam dan rusak,” kata wanita berusia 37 tahun ini.
Bilqis yang lahir pada 20 Agustus 2008 ini hanya bisa makan makanan dalam bentuk cair karena ususnya tidak bisa bekerja normal seperti usus bayi sehat pada umumnya. Makanannya antara lain sayuran yang telah dikukus kemudian diblender dan di saring kembali. Asi dan susu botol tetap menjadi asupan utama untuk memperkuat fisiknya.
“Sempat muntah darah dan kotorannya juga berdarah. Dua kuku jari telunjuknya copot karena menggaruk badannya yang gatal karena racun di dalam tubuhnya tidak bisa dinetralisir,” tutur Dewi.
Semakin hari kondisi tubuh Bilqis semakin ringkih dan rentan terhadap penyakit. Untuk menguatkan fisiknya, Dewi melakukan terapi akupunktur kepada Biliqis selama 10 hari.
“Bukan untuk menyembuhkan, tapi hanya memperkuat fisiknya saja. Untuk menyembuhkan harus operasi transplant hati,” ujar Dewi.
Kondisi kesehatan Bilqis sudah memasuki tahap akhir dan harus segera menjalani operasi transplantasi hati. Operasi tidak bisa dilakukan di Indonesia karena belum ada dokter ahli yang memadai dan alat operasi yang mendukung.
“Dokternya menyarankan untuk segera di operasi. Dokter merekomendasikan operasi dilakukan di Jepang yang membutuhkan dana berkisar Rp 1 miliar,” tutupnya. (detikcom/o)

Suksesss UAN 2010

Pertama, maksimalkan belajar. Ya, belajar, belajar, dan terus belajar. Itulah yang harus dilakukan. Belajar ekstra keras dan disiplin yang terus menerus harus dilakukan. Belajar bisa dengan belajar mandiri, kelompok, privat, les atau bimbingan belajar. Mumpung masih ada waktu, maka para pelajar harus belajar lebih baik dari sebelumnya. Ingatlah tidak ada yang sulit jika mau belajar dan berlatih terus menerus.

Kedua, membuat peta kemampuan diri. Standar Kelulusan (SKL) adalah cermin UN. Maka cobalah bercermin dengan SKL pada setiap mata pelajaran yang diujikan. Bercerminlah secara jujur, denga n begitu kemampuan dan kekurangan akan mudah diketahui. Setelah bercermin pada SKL inilah, saatnya sekarang membuat peta kemampuan dari setiap mata pelajaran. Dengan peta kemampuan diri, akan mudah melangkah dan memacu kemampuan diri.

Kiat ketiga, positive thinking dan positive feeling. Dengan kondisi tersebut, akan mudah mendapatkan hasil dari apa yang paling sering dipikirkan dan dirasakan. Itulah inti dari pikiran dan perasaan positif. Artinya, apa yang dipikirkan dan dirasakan saat ini, dengan UN sangat menentukan hasilnya nanti. Bila Anda berpikir dan merasa positif saat ini, maka hasil UN nantinya juga positif. Begitu pula sebaliknya.

Kiat keempat, dahulukan soal-soal yang mudah. Salah satu cara praktis ketika sedang menghadapi soal UN, setelah berdoa tentunya, adalah mencermati soal dengan seksama. Fahami maksud soal dengan baik, dan jangan sampai salah memahami maksud soal. Segera tandai soal-soal yang diyakini mudah dan pasti benar bila dikerjakan. Sekali lagi, kerjakan soal yang benar-benar mampu diselesaikan dengan benar. Ingatlah, jangan terjebak dengan mengerjakan soal selalu menurut urut nomor soal.

Kelima, hati-hati dengan Lembar Jawaban Komputer (LJK). Cara menyikapi hati-hati LJK dapat dilakukan dengan cara diantaranya, menyiapkan dan membawa alat tulis milik pribadi yang ‘legal’ untuk LJK, hindari kesalahan mengisi data pribadi dan jawaban di LJK pada kolom yang telah ditentukan. Kemudian, bila terjadi kesalahan ganti dengan hati-hati sesuai petunjuk. Setelah itu, hati-hatilah saat menebalkan atau menghitamkan pilihan jawaban, dan yakinkan setiap jawaban terbaca oleh komputer.

Bila telah selesai, periksa kembali LJK tersebut dan cocokkan data pribadi dengan kartu peserta ujian. Kemudian teliti kembali jawaban sebelum mengumpulkannya kepada pengawas. Kemampuan menjawab benar harus disertai dengan pengisian LJK yang benar pula.

Kiat keenam, perbanyaklah berdoa kepada Allah SWT. ”Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan permohonanmu’. Demikian Allah berfirman dalam QS Al-Baqarah: 186. Manusia hanya bisa merencanakan, Tuhanlah yang menentukan hasilnya. Manusia tidak berdaya tanpa pertolongan-Nya. Itulah kata-kata yang menunjukkan bahwa doa itu dahsyat, doa itu luar biasa.

Yang tak kalah pentingnya adalah mendekatkan diri kepada Allah baik sebelum, ketika dan sesudah UN. Memperbanyak doa dapat dilakukan dengan cara-cara seperti, berdoa secara pribadi, yaitu memperbanyak doa kepada Allah sesudah shalat wajib, dan lebih utama lagi bila dikerjakan setelah shalat sunnah tahajud malam hari. Mintalah orang tua mendoakan secara khusus serta perbaikilah perilaku dan pergaulan.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, otomatis akan banyak orang yang memberikan doa restu. Libatkan Allah dalam persiapan meraih sukses UN 2009.Karena kesuksesan dalam UN ditentukan oleh kerja keras ditambah dengan strategi belajar yang tepat serta ketekunan berdoa kepada Allah SWT. Selamat mencoba, semoga kesuksesan dalam pelaksanaan UN menjadi milik Anda.